Pages

Sunday, January 26, 2014

Bonusku Mana ?


Menjelang pergantian tahun seperti saat ini banyak diantara kita yang mengharapkan bonus. Sangatlah wajar karena hal tersebut sudah menjadi kebiasaan orang Indonesia, baik pegawai negeri maupun swasta.
Tapi tidak sedikit yang kecewa karena tidak mendapat bonus sesuai harapan, atau mungkin tidak dapat bonus sedikitpun.Untuk megobati hal tersebut saya menyarankan beberapa cara yang mungkin bisa dicoba :
1.       Coba renungkan kinerja kita selama 1 tahun ini, apa yang sudah anda sumbangkan untuk perusahaan ? berapa banyak ? atau kita hanya bekerja sesuai dengan kewajiban saja.
·         banyak.
Bila kita sudah memberikan yang terbaik melakukan perbaikan dibidang yang kita geluti dan bonus tak kunjung datang / ada tapi kecil sekali menurut anda.
Bersabarlah dan terus lakukan yang terbaik yakinlah Tuhan tidak akan tinggal diam, tunggulah bonus dari Tuhan datang kepada anda. Karena sebaik-baik pemberian adalah pemberian-Nya.
·         Biasa-biasa saja
Bila anda termasuk dalam kategori pekerja biasa-biasa saja. Dalam artian anda sudah melakukan pekerjaan anda sesuai dengan jobdesk tanpa memberikan peranan yang signifikan dalam kemajuan perusahaan maka perusahaan pun sudah membalasnya dengan memberikan gaji di setiap bulannya impas kan ? saya mengajak kita semua agar pantas untuk dibayar lebih. Sayapun sedang berusaha untuk berhenti mengeluhkan apa yang saya dapat dari tempat bekerja, karena kebiasaan tersebut bisa menghilangkan keberkahan rezeki kita. Gak mau kan rezeki yang sedikit(menurut kita)itu jadi ga berkah. Terus bersyukur dan berusaha meningkatkan  diri, seiring dengan meningkatnya kemampuan kualitas hidup kita semakin membaik
·         Ga banget
Apabila menurut anda kerja itu harus enak dan dinikmati, kalimat ini benar  tapi bukan berarti anda bisa bekerja seenaknya. Perusahaan pun pasti berpikir seribu kali untuk memberikan bonus yang besar bila tahu karyawannya bekerja seenaknya sendiri. Saran saya adalah segera tobat jadi pekerja dan mulai jadi pengusaha agar bisa merasakan kebebasan waktu serta cara bekerja karena anda lah yang membuat aturan main sendiri.

2.       Ingatlah hal-hal yang anda capai tahun ini mulai dari yang terbesar sampai yang kecil yang mungkin anda lupakan. Pencapaian tahun ini mungkin saja terdapat karunia alloh yang lebih berharga dari bonus, missal tahun ini anda dikaruniai seorang anak atau sembuh dari penyakit yang lama anda derita. Hal seperti itu harus kita syukuri jangan sampai lupa nikmat yang alloh berikan hanya karena bonus yang kurang banyak.

0 comments:

Post a Comment