Adzan merupakan panggilan (seruan) kepada umat muslim untuk
segera meninggalkan segala macam aktifitas yang bersifat duniawi untuk segera
menghadap Allah SWT yaitu melaksanakan sholat wajib 5 waktu.
Dibalik merdunya suara Adzan yang berkumandang, ada
keistimewaan tersendiri dari adzan, sehingga bagi muadzin (orang yang menyerukan
azan) sekalipun, Allah telah menjanjikan pahala kepadanya.
Di balik keistimewaannya, adzan juga menyimpan fakta unik.
Ada tujuh kalimat adzan yang biasa diucapkan oleh seorang muazzin:
Allahu Akbar.
Kalimat ini mengandung arti menyerukan kepada umat muslim
ketika ingin mencapai kemenangan dimulai dengan menyebut nama Allah Yang Maha
Besar. Ingatlah bahwa ada zat Yang Maha Besar yang selalu membantu dan
menolongnya dalam mencapai segala maksud dan tujuan. Memulai segala sesuatu dan
meyakini bahwa Allah Maha Besar, maka akan berdampak pada rasa percaya diri
dalam diri seorang hamba, dan tidak akan takut terhadap apapun di dunia kecuali
takut kepada Allah SWT.
Asyhadu Alla Illaha Illallah,
bahwa tiada tuhan
yang berhak di sembah selain Allah SWT. Ungkapan ini memberikan panduan kepada
seseorang yang hendak memulai sesuatu agar memurnikan niatnya karena Allah, dan
apapun yang dilakukannya adalah untuk tujuan ibadah. Sebab, tidak ada satupun
pekerjaan yang dikerjaan manusia, kecuali bernilai ibadah.
Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah,
berarti memberikan
petunjuk kepada manusia untuk mencontoh dari teladan Nabi Muhammad SAW. Manusia
diperintahkan untuk menjadikan beliau panutan dan teladan dalam setiap
aktifitas serta perbuatannya untuk mencapai kesuksesan.
Hayya Alash Shalah,
artinya sebagai panggilan untuk segera melaksanakan shalat
dan memberikan arahan kepada setiap yang akan memulai sesuatu, bahwa hendaklah
mengawalinya dengan ibadah shalat. Ibadah akan mendatangkan keridhaan Allah
kepada seseorang, dan jika Allah sudah meridhainya tentulah semua keinginanya
akan terwujud dengan sempurna dan kesuksesan dengan mudah akan diraih. Shalat
sebagai salah satu bentuk zikir kepada Allah, adalah hal yang bisa mendatangkan
ketenangan jiwa bagi pelakunya. Jika seseorang bekerja dengan hati yang tenang
dan fikiran yang jernih, tentulah kesukesan akan mudah diraih.
Hayya ‘Alal Falah,
ini artinya ajakan
sebagai tujuan akhir dari usaha manusia, yaitu kesuksesan. Akan tetapi,
kesuksesan ini baru akan diperoleh jika sebelumnya di awali dengan hal-hal yang
telah disebutkan sebelumnya, yaitu memulai dengan nama Allah, memurnikan niat
untuk ibadah, mencontoh yang terbaik (Rasulullah), serta mengawalinya dengan
ibadah (Shalat). Jika hal itu sudah dipenuhi maka akan terealisasi dengan bukti
yang nyata (sukses), bahwa Islam itu rahmatan lil 'alamin.
Allahu Akbar (Allah Maha Besar).
Dengan ungkapan Allah
Maha Besar setelah meraih kemenangan, akan menyadarkan manusia bahwa kesuksesan
dan keberhasilan yang diperolehnya adalah berkat bantuan dan pertolongan Allah
SWT. Tidak satupun yang bisa terwujud di alam ini tanpa izin dari Allah. Karena
Dialah yang besar yang membantu dan menolong. Pengakuan ini, akan menjadikan
manusia untuk selalu rendah hati dengan keberhasilannya, dan tidak berubah
menjadi manusia yang angkuh dan sombong.
Laa Ilaaha Illallah (tiada yang berkah disembah selain
Allah)
Bahwa kesuksesan yang diraih seorang manusia harus
benar-benar dipergunakan untuk tujuan ibadah kepada Allah. Saat ini banyak
manusia setelah mencapai kesuksesan lupa diri bahkan melupakan Tuhannya
sehingga hal ini tidak mendatangkan manfaat kepada sesama manusia lainnya. Oleh
karena itu makna dari kalimat di atas ini, diharapkan bahwa kesuksesan yang
sudah diraih dapat memberikan manfaat bagi pemiliknya agar menjadi manusia yang
berguna, bermanfaat serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT caranya melalui
ibadah dari segi kuantitas dan kualitas.
Ingatlah bahwa segala kemenangan itu jangan sampai melupakan
Tuhan, karena kemenangan itu berkat bantuan dan pertolongan-Nya. "Dan
kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah." (al-Anfal: 10).
0 comments:
Post a Comment