Pages

Sunday, February 16, 2014

Mitos music

Tahukah anda bahwa music tidak hanya bermanfaat bagi manusia!
Anda penasaran, kira-kira apa ya manfaat musik selain untuk manusia?
 Dalam buku yang disusun oleh Dodi Ahmad Fauzi, S.SOS dipaparkan bahwa ternyata tanaman menyukai music pula. Bahkan orang-orang zaman dahulu mengetahui bahwa music berpengaruh terhadap kesehatan tanaman. Tidak heran bila di berbagai budaya ada Irama pengiring tarian dalam upacara musim tanam atau menjelang panen.
Seorang peneliti dari Minnesota, Amerika, Dan Carlson mengikuti cara seperti ini. Dia menggunakan bunyi-bunyian berfrekuensi tinggi pemancingan energy kepada tanaman. Bunyi tersebut berfrekuensi 5.000 Hz (sama dengan frekuensi nyanyian burung), mirip suara jangkrik raksasa yang dipadukan dengan music Baroque dan music klasik lainnya.
Setiap sore, sambil menyeprotkan pupuk ia menyetel music ini. Ternyata hasilnya tanaman mampu menyerap pupuk 700 persen lebih banyak dan tumbuh dengan kecepatan 99 persen lebih daripada biasanya.
Tanaman purple plant ( tanaman merambat) yang biasanya hanya tumbuh sepanjang 4,5 cm pertahun bisa mencapai 3,5 meter setelah selama dua tahun menerima “ suplemen” music dari Carlson. Kegemilangan teknik ini membuatnya tercatat dalam Guiness Book of Record.
Teknik Carlson itu juga “ dipinjam” Pangeran Charles dari Inggris untuk menangani tanaman mawarnya. Dia yang terkenal fanatic pada music selalu memperdengarkan music klasik pada tanaman mawarnya di kebun Istana  Sudley. Ulah unik ini ternyata bisa meningkatkan pertumbuhan bunga mawar. Satu batang mawar yang semula hanya menghasilkan lima kuntum setiap cabangnya, mampu memekarkan 60 mawar setelah mendapat pupuk dan music.

Wow!!penasaran…. silahkan coba sendiri dirumah

0 comments:

Post a Comment